Tampilkan postingan dengan label Ruang Makan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ruang Makan. Tampilkan semua postingan

Maret 17, 2011

Nikmatnya Makan dengan Tata Cahaya Tepat

Meski sering terlupakan, pencahayaan memiliki peranan penting untuk membangun suasana. Jangan sampai kegiatan makan terganggu karena pencahayaan yang buruk.

Di ruangan manapun, cahaya merupakan salah satu faktor penentu kenyamanan. Terang saja tidak cukup, perlu ada skema khusus agar penglihatan tak terganggu.

Menurut Elizabeth Wilhide dalam bukunya, Light Your Home , fokus dalam ruang makan terletak pada meja makan. Apapun makanan yang terhidang, dan interaksi seperti apapun yang terjadi di sana, harus bisa didukung oleh pencahayaan yang fleksibel.

Maka, Whilhide memberikan beberapa trik untuk kenyamanan visual di ruang makan.

  • Jaga agar cahaya yang dipancarkan cukup lembut dan halus, tapi juga tidak terlalu redup.
  • Penempatan lampu gantung sangat baik untuk menghadirkan fokus. Untuk menghindari silau, gantung lampu di posisi yang rendah. Tapi, tidak juga terlalu rendah, karena bisa menghalangi pandangan ke sekitar meja.
  • Lampu tambahan seperti wall sconce memberi efek yang baik dan membuat ruangan terasa lebih lega dan terbuka. Lampu meja atau standing lamp bisa dijadikan alternatif untuk memberikan efek serupa.
  • Downlight sebaiknya tidak digunakan di sekitar area makan. Sebab, sulit menemukan posisi yang tepat untuk menghindari silau.
  • Berikan aksen cahaya pada benda-benda pajangan pada dinding atau rak di sekitar area makan untuk melengkapi dekorasi.

Intinya, desain yang baik mampu memberikan kenyamanan bagi pengguna. Baik kenyamanan psikologis maupun sebatas visual, semua harus terpenuhi.

Coba saja, makanan pasti terasa lebih nikmat pada ruangan yang nyaman!

Ruang Makan Mini Menyatu dengan Dapur

Tidak punya lahan untuk ruang makan bukan petaka. Kita bisa membuatnya menyatu dengan dapur. Bagaimana kalau ukuran dapur pun mungil? Tak masalah, kita buat ruang makan mini. Seperti yang satu ini, nih.

Yang namanya ruang makan tidak harus selalu berisi meja makan dengan empat atau lebih kursi. Meja bar mini dengan dua buah bar stool juga memadai, kok. Selain itu lebih mudah menyatukannya dengan dapur. Dengan demikian sudah pasti hemat lahan. Dapur sekaligus ruang makan di foto ini contohnya.

Berada di dalam rumah berukuran 80 meter persegi, rasanya tidak terlalu banyak pilihan yang bisa dibuat. Tapi bukan berarti harus menghilangkan ruangan-ruangan yang berfungsi vital. Itu sebabnya, pemilik rumah menyatukan dapur dengan ruang makan. Tidak sekadar menempatkan set meja dan kursi makan di area dapur, melainkan benar-benar menyatukan meja makan dengan dapur.

Seperti yang terlihat di foto, meja makan digantikan dengan meja bar, yang menyatu dengan dinding. Dan secara tidak langsung menjadi bagian dari kitchen set . Meja makan ini bisa sekaligus berfungsi sebagai area kerja di dapur, jika tidak sedang digunakan untuk bersantap.

Ruang makan seperti ini lebih praktis. Pasalnya, hidangan dari dapur bisa langsung dihidangkan dan disantap. Membereskannya pun mudah, karena letaknya yang menyatu dengan dapur. Buat keluarga kecil, yang belum terlalu membutuhkan ruang makan berkapasitas lebih dari dua orang, ide yang satu ini patut dicoba.
Bagaimana Menurut Anda?