Tampilkan postingan dengan label Design Interior Apartement. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Design Interior Apartement. Tampilkan semua postingan

Maret 17, 2011

Eksplorasi Warna Putih di Apartemen



Didominasi warna putih mulai dari furnitur hingga dinding, hunian terlihat bersih dan terang. Perabot rumah tangga pun tertata rapi di dalam storage .
 



Terasa nyaman dan menyenangkan berada di hunian ini. Tak hanya secara visual, tetapi juga pengalaman ruangnya. Bahkan, bisa dibilang kesan itu bisa dirasakan di setiap sudut rumah ini.

Dominasi sapuan warna putih diaplikasi mulai dari furnitur hingga dinding bangunan, memberi kesan interior yang terang. Tak hanya itu, warna putih pun membuat setiap elemen tampil proporsional tanpa perlu “berlomba” untuk terlihat. Warna putih itu berpadu serasi dengan furnitur dan elemen bangunan yang berdesain modern berbentuk geometris. Paduan itu memberi kesan desain yang elegan.

Pada ruang keluarga terdapat satu love seat berwarna merah marun dengan sandaran rendah yang dibalut kain warna putih. Sebuah coffee table berukuran kecil dan kursi berbentuk lingkaran yang berdesain modern ikut menemani. TV kabinet di depan area itu menjadi ruang simpan audio-video. Sapuan warna putih kental terasa pada ruang ini.


Bersebelahan dengan ruang keluarga adalah, ruang makan. Satu set kursi dan meja makan dengan desain masa kini menjadi elemen interior ruang itu. Kesan ruang yang lapang terwujud dengan penempatan kaca cermin yang hampir menutup seluruh dinding ruang makan.


“Etalase” ruang lainnya yang memberi kenyamanan secara visual, adalah pantry putih dengan back panel motif mozaik. Pantry berdesain i-line ini memiliki kabinet atas dan bawah yang memberi ruang simpan maksimal.
Kenyamanan ruang ini tak lepas dari renovasi kecil yang dilakukan. Bermula dari memindahkan dapur ke sudut kiri, lalu membuat dinding partisi pada rung keluarga sebagai penghalang pandangan langsung saat pintu utama terbuka. Renovasi lainnya, adalah “membuka” kamar tidur yang menghadap ruang keluarga menjadi ruang belajar. Langkah ini membuat ruang keluarga dan ruang makan jadi memiliki view keluar. Lebih dari itu, sinar matahari dapat dengan leluasa menerangi setiap sudut ruang.

Pengalaman ruang yang berbeda akan didapatkan ketika memasuki area privat berupa ruang tidur utama dan ruang tidur anak. Sentuhan personal tampil lewat warna cokelat yang hangat. Warna itu hadir lewat wallpaper yang membuat suasana lebih bersantai.

Menata Desain Interior Apartemen: Satu Unit Satu Tema

Bagaimana kita memilih tema untuk make over sebuah unit apartemen? Apakah tiga tema dapat disatukan? Atau cukup satu saja; sebuah tema tunggal.

Tentu saja, untuk unit apartemen yang kecil, satu tema akan terasa lebih terfokus dibanding banyak tema. Teknis pengerjaannya pun akan lebih mudah.

Tema desain akan mempengaruhi tata letak ruang, aplikasi bahan, dan pemilihan warna. Tema itu pula yang nanti diturunkan pada pola tata cahaya seluruh ruang. Termasuk bentuk dan warna furnitur, aksesori, dan pernak-pernik lain.

Berikut tips penataan desain yang mungkin dapat membantu Anda:

  1. Siapa yang akan tinggal di unit itu? Bukan hanya jumlah, tapi juga usia.Informasi rinci mengenai hal ini akan berpengaruh pada solusi desain per ruang dan pengelompokkan kegiatan.
  2. Pilih satu tema desain. Semakin banyak tema, semakin banyak biaya dan tenaga yang Anda keluarkan untuk mewujudkannya. Banyak tema biasanya membuat ruangan kehilangan fokus.
  3. Berlakukan skala prioritas. Ruang apa yang menjadi fokus paling penting untuk Anda? Ruang tidur, dapur, atau ruang keluarga? Putuskanlah berdasarkan keperluan Anda. Skala prioritas penting, terutama jika dana Anda terbatas.
  4. Lakukan pergantian lantai. Itu kalau lantai apartemen Anda mulai rusak. Jika masih bagus,pertahankan. Kalau pun Anda mengganti lantai, Anda perlu menanyakan prosedur pembongkaran lantai kepengelola. Terutama lantai kamar mandi yang harus dilapis bahan waterproof.
  5. Optimalkan bagian sudut. Ruang sisa di sudut tertentu dapat Anda gunakan sebagai wadah penyimpanan barang. Misalnya ceruk dinding sebagai storage. Pun demikian dengan kolong ranjang, bawah sofa, atau kaki meja ruang makan. Lemari yang menerus hingga plafon berguna sebagai rak menyimpan barang yang jarang digunakan.
  6. Buatlah aksen warna. Terutama jika dinding ruangan terasa monoton. Aplikasikan pada sebagian bidang tertentu. Suasana ruangan akan lebih hidup.
  7. Jangan lupakan cermin. Cermin dapat menciptakan ruang sempit berkesan lebih longgar. Anda dapat melengkapi cermin dengan lis, frame, atau panel kayu agar rapi dan indah.
  8. Hindari banyak sekat. Sekat akan membuat ruangan menjadi padat dan menghambat aliran udara dan cahaya. Jika memang Anda terpaksa menggunakan sekat, Anda dapat memilih kaca atau rak tembus pandang.
  9. Hindari permainan plafon yang berlebihan. Plafon yang rata lebih mudah dibangun jika dibandingkan drop ceiling atau up ceiling. Selain itu, membangun plafon ”naik turun” memerlukan biaya tambahan. Anda lebih baik mengalokasikan biaya untuk kebutuhan yang lain. Kurangi lis yang berpotensi menyimpan debu.
  10. Olah dinding lebih berkarakter. Aplikasikan wallcover, panel, kaca, bahkan batu alam. Dinding panel dapat menggantikan headboard yang dapat digunakan sebagai ranjang.